Berita

Launching Operasional IPA Baja 50 L/Detik Resmi Dimulai, Bupati PPU Optimistis Layanan Air Bersih Sepaku Hampir 100 Persen

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara resmi memulai operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baja berkapasitas 50 liter per detik di Kecamatan Sepaku sebagai langkah nyata percepatan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Fasilitas ini menjadi bagian penting dalam penguatan layanan air bersih di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

 

IPA Baja 50 liter per detik dibangun melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta berdampingan dengan IPA Otorita IKN berkapasitas 300 liter per detik dengan memanfaatkan sumber air baku yang sama. Kehadiran IPA ini sekaligus menjawab keterbatasan IPA eksisting berkapasitas 30 liter per detik yang sudah tidak memiliki kapasitas cadangan dalam melayani kebutuhan masyarakat dan bangunan publik.

 

Melalui pengoperasian IPA Baja, pemerintah daerah optimistis kebutuhan air bersih masyarakat Kecamatan Sepaku dapat terpenuhi secara bertahap hingga mendekati 100 persen. Saat ini, dari 15 kelurahan dan desa di Sepaku, baru empat wilayah yang terlayani, sementara 11 kelurahan dan desa lainnya masih menjadi fokus percepatan melalui pembangunan jaringan pipa dan pemasangan sekitar 6.400 sambungan rumah dengan dukungan Otorita IKN.

 

Selain untuk masyarakat, operasional IPA Baja juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan air bersih berbagai infrastruktur penunjang pembangunan IKN di luar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), seperti rumah susun BIN, Polri, ASN, perkantoran, serta fasilitas publik lainnya, termasuk sekolah dan pasar sebagai bagian dari pengembangan komunitas terintegrasi.

 

Peresmian operasional IPA Baja 50 liter per detik dilakukan langsung oleh Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, dan dihadiri Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Ketua DPRD PPU Raup Muin beserta anggota, Asisten I Pemkab PPU, perwakilan Kementerian PUPR Balai Permukiman Wilayah Kalimantan Timur, para kepala OPD, serta pemangku kepentingan terkait lainnya. Momentum ini menjadi wujud sinergi lintas lembaga dalam pemerataan layanan dasar air bersih bagi masyarakat Sepaku.

27 Januari 2026
33 kali